Minggu, 03 Desember 2017 - , 0 komentar

pikirkan?

Kita hidup bersama alam pikiran yang kita bawa sejak lahir, kemudian pikiran perlahan-lahan berubah seiring waktu berjalan. Kadang, pikiran kita terpengaruh oleh orang lain, kadang juga akhirnya kita terperangkap dalam pikiran sendiri. Tanpa kita sadari, pikiran kita akhirnya terbentuk dari pikiran orang-orang di masa lalu, kadang pula terlintas ide dalam pikiran kita yang datang begitu saja dan pergi begitu saja. 

Pikiran-pikiran dalam angan kemudian terbentuk dengan perilaku. Perilaku ini kemudian bermacam-macam bentuknya, yang dalam ilmu psikologi (baca: ilmu tentang jiwa) menjadi banyak istilahnya. Kadang istilah yang satu dengan yang lain ada kemiripan, tergantung peneliti yang memunculkan istilah tersebut.

Akhirnya ilmu kejiwaan tadi menjadi  banyak diperbincangkan, kemudian dibuatkan sebuah wadah khusus membahas segala bentuk dari aktifitas jiwa, dan menjadi kebiasaan umat manusia saat ini untuk berlomba-lomba menjawab pertanyaannya sendiri tentang aktifitas jiwa tadi. 

Jadi, apakah sebenarnya keistimewaan dari pikiran ini? mengapa dengan berpikir kita kemudian berperilaku? ataukah tanpa berpikir kita mampu berperilaku? ataukah tanpa berperilaku kita hanya berpikir saja? kemudian apakah jiwa itu juga ikut berpikir? ataukah menunggu pikiran berbicara terlebih dahulu, kemudian jiwa menerjemahkannya? 


silahkan dijawab dengan cara berpikir kita masing-masing,
pikirkan? 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Senin, 13 Maret 2017 - , , 0 komentar

Manusia Indonesia yang Dirindukan

sumber: http://www.pintarin.com/assets/images/news/545/630x363-
kenapa-bendera-indonesia-merah-putih.jpg

Masyarakat Indonesia dan Perubahan Sosial 

Azmul Fuady Idham (111614253010)

     Manusia Indonesia yang Dirindukan Indonesia ibu pertiwi, di mana saya dilahirkan dan dibesarkan. Di sini saya hidup dan berinteraksi dengan manusia lain. Kemudian tumbuh dewasa dan semakin banyak menemukan banyak kejadian dan pengalaman yang membuat saya ingin melihat Indonesia berubah. Sejauh in saya melihat lingkungan di sekitar saya banyak dirusaki oleh manusia itu sendiri. Sehingga untuk memperbaikinya maka manusia pulalah yang bisa merubahnya. Perilaku yang paling merusak adalah sampah-sampah yang tidak disimpan pada tempatnya dengan membiarkannya berserakan. Selain menimbulkan efek fisik, dampak mental juga dapat berpengaruh. Perasaan tidak nyaman dan jijik sudah mencirikan adanya proses mental pada manusia yang ditimbulkan oleh sampah tersebut. Jika masyarakat sedetik saja memikirkan bahwa dampaknya bisa menimbulkan banyak kerusakan dibandingkan dengan manfaatnya, maka lingkungan kita dapat terjaga dengan baik. Namun, sedetik saja tidak mampu apalagi harus memikirkan hal ini dengan banyak pertimbangan.

Manusia Indonesia yang Dirindukan 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Selasa, 22 November 2016 - 0 komentar

Jalan Jalan Men "Banyuwangi" Part 1


Awalnya perjalanan ke banyuwangu sudah direncanakan sebelumnya. Perjalanan ke sana bukannya tanpa alasan, ada kok rumah teman yang akan dikunjungi di sana. Yaa, sebut saja selly sapaan akrab yang sering teman-teman sebut. Rencana ke banyuwangi akan dieksekusi pada tanggal 18 november, namun karena ada saya dan ali yang sungguh semangat mengerjakan abstrak psychofest daann presentasenya bertepatan pada tanggal 18 november 2016. Akhirnya kami berinisiatif untuk mempercepat jalan-jalan ke Banyuwangi. pada malam hari tanggal 3 november 2016 di penyetan tetenak sedunia (read: penyetan lapangan hockey). Kami memutuskan untuk menyegerakan perjalanan ke BWI (banyuwangi). Setelah berfilsafat kamipun menemukan kebenaran bahwasanya besok kita harus ke bwi, pokoknya besok, soalnya minggu depan (tanggal 10 novenber 2016: bertepatan dengan hari pahlawan, kami ujian tengah semester). oiyah selamat hari Pahlawan semoga darah perjuanganmu akan tetap mengalir di darah kami, Oiyah UNAIR juga berumur 62 tahun, selamat berulang tahun UNAIR, aku akan menjadi Satria Airlangga yang akan terus membawa "exelence with morrality" dalam dadaku..

Jalan Jalan Men "Banyuwangi" Part 1 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Jumat, 12 Februari 2016 - , , 0 komentar

Menikmati Alam Jeneponto dan Bantaeng

di rumbia jepot
Rabu 10 februari 2016, sekitar jam 11 waktu ngaret.. saya, izi, aswad, muha, tyo, zafran, nardi, rafli, khan dan sari berangkat menuju bantaeng. Sedangkan fikar menunggu di jeneponto..

Di bantaeng kami sempat kehujanan dan berujung pada keterlupaan rumah lilu, akhirnya memaksa kami untuk kembali dan menerobos hujan. Alhasil, kami tiba dan disuguhkan kepiting yang begitu luar biasa banyaknya. Sembari menunggu tubuh dan seluruh pakaian kering, kami menyantap kepiting-kepiting jablay yang siap dibelah kemudian dimakan(g).
Menikmati Alam Jeneponto dan Bantaeng 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Jumat, 15 Januari 2016 - , 2 komentar

Aku dan 2015

mereka teman.. (biasa org bilang junior)
Masih ingat pas masa-masa alay yang menghitung mundur pergantian hari dari hari 2014 ke hari 2015. Padahal tak ada guna dihitung karena masa pasti berlalu. (mending hitung dosa). Ketika 2015 datang, begitu banyak harapan dan kemauan di tahun itu, bagiku saat itu hal yang sangat tepat untuk berdoa banyak-banyak dan meminta banyak-banyak, padahal tiap hari lima kali sehari ada waktu untuk berdoa banyak-banyak. (namanya juga masih labil). Alhasil banyak doa yang tidak aku ucapkan terjadi seperti kehilangan laptop dan ada yang doa tidak saya masukkan dalam top ten doa dan itu terjadi seperti lolos ke UI dalam lomba MTQ Mahasiswa Nasional dan Olimpiade Psikologi 3 Surabaya. Jadi, apakah ini pertanda agar kita tidak perlu berdoa dan memohon, toh rejeki katanya tidak ke mana?

Aku dan 2015 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Minggu, 22 Maret 2015 - 0 komentar

Beginilah Manusia

     Semua orang memiliki kesempatan untuk hidup dan memiliki hak untuk mengatur hidupnya masing-masing, namun dengan hak untuk mengatur hidup setiap manusia pasti menemukan hal yang sama. Rasa senang, sedih, bosan, cemas dan semua hal pasti akan ditemui berulang dan berulang. Pola kehidupan yang tentu saja sudah bisa diprediksi dengan mudah. Prediksi akan kehidupan yang akan dihadapi memeang mudah, namun belum tentu bisa dilakukan dengan mudah pula. Sebut saja rasa bosan yang terus-menerus ditemukan dalam hidup, selalu saja menjadi masalah dan terus dipermasalahkan namun selalu saja ada dan akan ada terus hingga kiamat. 
Beginilah Manusia 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Minggu, 28 September 2014 - 0 komentar

21 Tahun Sudah





Tak terasa, terasa tak... 21 tahun sudah saya punya usia #Alhamdulillah.. Ngapain di usia yang sudah lumayan banyak ini ?? yahh.. sebagai mahasiswa tentu saja saya mau 21 ini saya tidak saya sia-siakan untuk menyandang gelar S1 #Aamiin :).. Ituji satu-satunya harapan paling besar di 21 tahun ini, harapan yang pasti dan tentu saja harus dilakukan yaitu perubahan yang harusnya betul-betul berubah ke arah yang lebih baik, tak lupa saya panjatkan puji dan syukur yang tak terhingga kepada Allah swt yang telah memberikan saya kesempatan untuk menikmati usia 21 tahun ini, juga terimakasih kepada kedua orang tua beserta keluarga yang merawat saya hingga segede ini :D teman-temanku juga yang selalu dan senantiasa sama-sama di saat suka dan duka :).... ohiya juga buat chelsea yang menang 3-0 lawan aston villa hehe semacam kado bagaimanaaa gitu dari klub andalanggg :D #mogajuaraepl20142015
21 Tahun Sudah 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Terpopuler