Minggu, 03 Desember 2017 - , 0 komentar

pikirkan?

Kita hidup bersama alam pikiran yang kita bawa sejak lahir, kemudian pikiran perlahan-lahan berubah seiring waktu berjalan. Kadang, pikiran kita terpengaruh oleh orang lain, kadang juga akhirnya kita terperangkap dalam pikiran sendiri. Tanpa kita sadari, pikiran kita akhirnya terbentuk dari pikiran orang-orang di masa lalu, kadang pula terlintas ide dalam pikiran kita yang datang begitu saja dan pergi begitu saja. 

Pikiran-pikiran dalam angan kemudian terbentuk dengan perilaku. Perilaku ini kemudian bermacam-macam bentuknya, yang dalam ilmu psikologi (baca: ilmu tentang jiwa) menjadi banyak istilahnya. Kadang istilah yang satu dengan yang lain ada kemiripan, tergantung peneliti yang memunculkan istilah tersebut.

Akhirnya ilmu kejiwaan tadi menjadi  banyak diperbincangkan, kemudian dibuatkan sebuah wadah khusus membahas segala bentuk dari aktifitas jiwa, dan menjadi kebiasaan umat manusia saat ini untuk berlomba-lomba menjawab pertanyaannya sendiri tentang aktifitas jiwa tadi. 

Jadi, apakah sebenarnya keistimewaan dari pikiran ini? mengapa dengan berpikir kita kemudian berperilaku? ataukah tanpa berpikir kita mampu berperilaku? ataukah tanpa berperilaku kita hanya berpikir saja? kemudian apakah jiwa itu juga ikut berpikir? ataukah menunggu pikiran berbicara terlebih dahulu, kemudian jiwa menerjemahkannya? 


silahkan dijawab dengan cara berpikir kita masing-masing,
pikirkan? 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

0 komentar:

Terpopuler